SMKN 31 Jakarta Perkuat Komitmen Lingkungan melalui Rapat Koordinasi Kader Adiwiyata
JAKARTA – Dalam upaya mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup, SMKN 31 Jakarta menggelar Rapat Koordinasi Kader Adiwiyata pada hari Senin, 15 Juni 2026. Bertempat di Ruang Guru, rapat yang dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai ini berlangsung dinamis dan penuh semangat. Bertindak sebagai notulen dalam rapat tersebut adalah Ibu Nurbaiti.
Sebelum pembentukan kader resmi dimulai, Ibu Nurasiah selaku Kepala Sekolah memberikan arahan dan menyampaikan harapan besarnya. Beliau berharap agar lingkungan SMKN 31 Jakarta, khususnya, dapat menjadi lingkungan yang bersih, asri, dan benar-benar bebas dari sampah. Ibu Nurasiah menegaskan bahwa semua target mulia tersebut hanya akan terwujud jika seluruh warga sekolah, tanpa terkecuali, saling bekerja sama dan bergotong royong untuk mewujudkannya.
Lebih lanjut, Kepala Sekolah menegaskan target waktu pengerjaan agar semua tugas kader sudah harus dilaksanakan dan diunggah (upload) sebelum libur sekolah, yakni paling lambat tanggal 26 Juni 2026.https://drive.google.com/drive/folders/1ppGaGKCsznDHnNJqu0OXUupbspu_NolM?usp=sharing Kecepatan dan ketepatan ini sangat penting karena pada akhir bulan Juni, seluruh dokumen tersebut akan segera dilaporkan ke Suku Dinas Pendidikan (Sudin).
Rapat ini menjadi momentum penting dalam penguatan struktur dan pembagian tugas kader Adiwiyata sekolah. Disepakati bahwa seluruh guru di SMKN 31 Jakarta secara otomatis menjadi Kader Adiwiyata. Dalam pelaksanaan tugasnya, setiap guru akan didampingi oleh 4 hingga 5 orang siswa perwakilan dari masing-masing kelas. Sinergi antara guru dan siswa ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target sekolah Adiwiyata.
Selaku Ketua Adiwiyata yang baru dibentuk, Ibu Meyta diharapkan dapat mengawal jalannya program ini dengan baik. Beliau memegang peran penting untuk selalu mengingatkan para guru akan tugas-tugas yang telah dibagi, serta secara berkala menyampaikan progress atau perkembangan pelaksanaannya agar seluruh target tetap terpantau dengan baik dan selesai tepat waktu.
Setiap kelompok kader memiliki tugas spesifik yang harus diselesaikan dan diunggah sesuai dengan 25 indikator penilaian yang telah ditetapkan, yaitu:
-
Indikator 0: Administrasi
-
Indikator 1: Dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP)
-
Indikator 2: SK (Tata Tertib) Aspek Lingkungan
-
Indikator 3: Kebijakan Lingkungan yang Telah Diedukasi Sekolah
-
Indikator 4: RPP Aspek Lingkungan
-
Indikator 5: Persentase RPP Aspek Lingkungan
-
Indikator 6: Program Ekstrakurikuler Terkait Lingkungan
-
Indikator 7: Aspek Lingkungan dalam Karya Siswa
-
Indikator 8: Program Rutin Terintegrasi Aspek Lingkungan
-
Indikator 9: Jumlah Program Rutin Terintegrasi Aspek Lingkungan
-
Indikator 10: Program Nonrutin Terkait Lingkungan
-
Indikator 11: Kampanye dan Publikasi Program Adiwiyata
-
Indikator 12: Media Publikasi Program Adiwiyata
-
Indikator 13: Persentase Kader Adiwiyata
-
Indikator 14: Jumlah Kegiatan Pemberdayaan Kader
-
Indikator 15: Jumlah Kegiatan Lingkungan di Luar Sekolah
-
Indikator 16: Jumlah Kerjasama dan Keterlibatan Komite Terkait Lingkungan
-
Indikator 17: Prasarana dan Sarana untuk Pembelajaran
-
Indikator 18: Jumlah Sarana Sanitasi di Sekolah
-
Indikator 19: Jumlah Sarana Pengelolaan Sampah di Sekolah
-
Indikator 20: Persentase Jumlah Pengurangan Sampah
-
Indikator 21: Jumlah Sarana Keanekaragaman Hayati di Sekolah
-
Indikator 22: Jumlah Tanaman dan Pohon di Sekolah
-
Indikator 23: Jumlah Sarana Konservasi Energi di Sekolah
-
Indikator 24: Jumlah Sarana Konservasi Air di Sekolah
Melalui koordinasi ini, seluruh kader baik guru maupun siswa diharapkan langsung bergerak cepat memulai tugasnya masing-masing demi mengejar tenggat waktu yang telah ditentukan. Partisipasi aktif dan kedisiplinan dari seluruh elemen sekolah akan menjadi kunci utama keberhasilan SMKN 31 Jakarta menuju sekolah Adiwiyata yang berkelanjutan.
SMKN 31 JAKARTA