Ramadhan Vibes SMKN 31: Dari Ngabuburit on the Spot hingga Gema Hadroh"
JAKARTA – Suasana Ramadhan di SMK Negeri 31 Jakarta tahun ini terasa sangat berbeda dan penuh energi positif. Melalui rangkaian Pesantren Ramadhan yang digelar pada 11 - 13 Maret 2026, sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu umum, tetapi menjelma menjadi pusat syiar yang kreatif dan menyenangkan bagi seluruh siswa.
Keseimbangan Ibadah dan KBM: Disiplin Tetap Nomor Satu
Sejak hari pertama, Rabu (11/03), "vibes" religius sudah terasa kuat. Dimulai dengan pembiasaan pagi berupa Tadarus dan Pengibaran Bendera, para siswa kemudian menyelami materi Akhlaqul Karimah di Masjid dan Aula.
Namun, ada yang menarik dari sistem tahun ini. Untuk menjaga kedisiplinan akademik, sekolah menerapkan aturan yang tegas namun santun: usai mengikuti sesi materi 1 dan 2, seluruh siswa diwajibkan segera kembali ke kelas masing-masing. Langkah ini memastikan bahwa meskipun sedang berpuasa dan mengikuti pesantren kilat, semangat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap membara dan tidak terputus.
Eksplorasi Bakat di Tengah Puasa
Memasuki hari Kamis (12/03), fokus materi beralih pada aspek Fiqih. Di sela-sela kajian, bakat seni siswa mulai bermunculan melalui Lomba Kaligrafi di Lab BR dan Lomba Adzan. Suasana kompetisi yang sehat ini membuktikan bahwa puasa bukanlah penghalang untuk tetap produktif dan berprestasi.
Puncak Keseruan: Ngabuburit dan Gema Hadroh
Puncak dari "Ramadhan Vibes" ini pecah pada hari Jumat (13/03). Selepas Sholat Jum’at, lapangan sekolah dan Musholla menjadi panggung unjuk gigi bagi para peserta Lomba Lagu Religi, MTQ, dan Kultum.
Menjelang senja, suasana semakin syahdu namun meriah dengan agenda Ngabuburit on the Spot. Gema Hadroh di bawah bimbingan Pak Yusuf mengalun indah di lapangan sekolah, menemani para siswa menanti waktu berbuka. Kebersamaan ini ditutup dengan Buka Puasa Bersama di ruang kelas masing-masing, menciptakan momen kekeluargaan yang sangat hangat antara guru dan murid.
SMKN 31 JAKARTA