NEWS UPDATE :  

Berita

KJP (KARTU JAKARTA PINTAR)

Guru sebagai Pilar Pendidikan Menyongsong Revolusi Industri 4.0

    The Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEOOrganisasi Menteri Pendidikan Asia Tenggara adalah organisasi antar pemerintah regional yang didirikan pada tahun 1965 di antara pemerintah negara-negara Asia Tenggara untuk mempromosikan kerja sama regional dalam pendidikan, ilmu pengetahuan dan budaya di wilayah tersebut. Sebagai sebuah organisasi yang terus mengembangkan kapasitas manusia dan mengeksplorasi potensi masyarakat sepenuhnya, SEAMEO mempertahankan pekerjaan dan aspirasi untuk pembangunan bersama masyarakat di wilayah ini untuk membuat kehidupan yang lebih baik dalam kualitas dan kesetaraan dalam pendidikan, pendidikan kesehatan preventif, budaya dan tradisi, teknologi informasi dan komunikasi, bahasa, pengentasan kemiskinan dan pertanian serta sumber daya alam.

    Dengan permasalahan yang dihadapai Indonesia tentang ilmu teknologi yang berkemabng begitu pesat di dalam masyarakat maka dengan kebijakan yang terbaik kemendikbud menyelengarakan kegiatan pendidikan revolusi 4.0 bagi seluruh guru di Indonesia yang berkerjasama dengan SEAMEO. 

    Pada abad 21 ini, guru dituntut untuk memiliki semangat belajar yang tinggi dan kemampuan mengajar yang mumpuni. Itu artinya, guru merupakan pilar pendidikan yang sangat vital perannya. Keberhasilan pendidikan sangat tergantung pada peran strategis guru.

    Guru adalah tenaga pendidik yang mengajar, melatih,membimbing, menilai serta mengevaluasi peserta didik secara profesional. Guru profesional merupakan guru yang memiliki kemampuan kecakapan dalam mendidik peserta didik dengan mutu pendidikan Indonesia yang berkembang setiap tahun. 

    Guru dituntut untuk melahirkan generasi muda yang mampu menghadapi era revolusi industri 4.0, dimana peran manusia mengalami disrupsi dengan banyaknya peran manusia tergantikan dengan mesin-mesin dan kecerdasan buatan.

    Aisyah Safitri Hayati, S.Pd, MM , Guru SMKN 31 JAKARTA diikut sertakan dalam kegiatan tersebut dengan tujuan permasalahan dan kegiatan belajar mengajar mengacu pada pendidikan revolusi pendidikan 4.0. selain itu harapannya guru yang mewakili kegiatan tersebut menjadi  menjadi tutor sebaya dengan guru- guru hebat di Indonesia baik dilingkungan sekolah maupun diluar lingkungan sekolah.