NEWS UPDATE :  

Berita

Kontak
Alamat :

Jl. Kramat Jaya Baru Blok DII, Johar Baru, Jakarta Pusat 10560 Telp. (021) 4246015 Fax. (021) 4223568

Telepon :

4246015

Email :

info@smkn31jakarta.sch.id

Website :

www.smkn31jakarta.sch.id

Media Sosial :
KJP (KARTU JAKARTA PINTAR)
KEMENDIKBUD
SUMBER BELAJAR

SMKN 31 Jakarta Hadir dalam Daurah Al Quran Internasional 2025 di YARSI Jakarta

Jakarta — SMKN 31 Jakarta berpartisipasi dalam Daurah Al-Qur’an Internasional 2025, sebuah program keilmuan dan ruhiyah yang diselenggarakan oleh AQL Islamic Center dan dipandu oleh Ustadz Dr. Bachtiar Nasir, bertempat di Universitas YARSI Jakarta. Acara ini menghadirkan beberapa nama ulama dan muqri ternama internasional dalam mendalami ilmu qiraat, tajwid, dan pengajaran Al-Qur’an.

1. Syaikh Dr. Hisyam Abdul Bari Rajih

Syaikh Hisyam Abdul Bari Rajih menyampaikan materi tajwid dari kitab Bahr al-Ma‘āni, dengan fokus mendalam pada Surah al-FātihahIa dikenal memiliki ijazah takhassus qiraat dari Mahad Al-Azhar, merampungkan studi selama sekitar 3 tahun 4 bulan, serta ijazah lisensi (S1) dalam ilmu Al-Qur’an dan qiraat dari Fakultas Al-Qur’an

2. Prof. Dr. Ahmad Isa Al-Ma’sharawi

Prof. Dr. Ahmad Isa Hasan Al-Ma’sharawi merupakan ulama tersohor dari Mesir dalam bidang qiraat dan hadis. Ia lahir pada 1 Maret 1953 di Dundit, Provinsi Dakahlia, dan telah menghafal Al-Qur’an sejak usia 10 tahun. Ia meraih gelar doktor (PhD) dari Universitas Al-Azhar pada tahun 1992 dalam bidang hadis dengan predikat memuaskan. Beliau pernah menjabat sebagai Grand Sheikh of Quraa di Mesir, dan kini aktif memimpin akademi-akademi Quran serta menjadi penasihat di berbagai universitas global (termasuk yang berada di Qatar dan sebagai honorary president di International Islamic University of Minnesota).

3. Syaikh Abdullah Subhi Mar’i

4. Syaikh Musthofa Arofah

Para delegasi dari SMKN 31 mengikuti pelatihan dan kajian dengan antusias, berharap memperoleh inspirasi, pemahaman tajwid dan qiraat yang lebih serius, serta membangkitkan semangat implementasi nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Harapannya, pengalaman ini menjadi pemicu pengembangan program pembinaan spiritual di sekolah.