Tingkatkan Kompetensi Siswa, SMKN 31 Jakarta Gelar Pembekalan USK bersama Praktisi BSI
JAKARTA – Menjelang pelaksanaan Uji Sertifikasi Kompetensi (USK), semangat belajar memancar dari ruang kelas XII Layanan Perbankan (LP) SMKN 31 Jakarta. Selama dua hari, yakni pada Senin hingga Selasa, 23–24 Februari 2026, para siswa mengikuti kegiatan pembekalan intensif yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB guna mematangkan kesiapan mereka menghadapi ujian penentu keahlian tersebut.
Kegiatan pembekalan tahun ini terasa istimewa karena sekolah menggandeng langsung praktisi dari dunia industri. Dua narasumber kompeten, yakni Bapak Alif Anjas Permana dan Ibu Rengga Mauretani dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Kebayoran Baru, hadir secara khusus untuk membagikan ilmu dan pengalaman nyata mereka kepada para calon bankir muda ini.
Selama sesi berlangsung, fokus materi diarahkan pada Skema Sertifikasi Pelaksanaan Proses Pinjaman atau Pembiayaan. Merujuk pada standar kompetensi yang ada, para siswa kelas XII LP dibimbing secara mendalam untuk memahami urutan kerja yang riil. Materi yang dikupas tuntas meliputi teknik menyusun kebijakan pinjaman, pelaksanaan survei permohonan dan penilaian agunan, hingga tahap paling krusial yakni analisis kelayakan pemberian pinjaman menggunakan prinsip 5C.
Tidak berhenti pada tataran teori, Bapak Alif dan Ibu Rengga juga mengajak siswa berdiskusi mengenai strategi perhitungan imbal jasa atau margin pembiayaan, serta detail pembuatan dokumen kontrak pinjaman dan pengikatan agunan yang sah secara hukum. Kehadiran narasumber dari BSI ini berhasil menjembatani teori yang dipelajari di sekolah dengan praktik dan dinamika perbankan masa kini.
Tujuan utama dari pelatihan dan pembekalan ini sangat jelas. Selain untuk mempersiapkan siswa meraih predikat "Kompeten" dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), kegiatan ini dirancang agar para siswa menjadi lebih berhati-hati, teliti, dan akurat dalam menyusun rekomendasi hasil analisis pembiayaan di dunia kerja nanti.
Interaksi antara pemateri dan para siswa terbangun dengan sangat interaktif. Antusiasme peserta didik terlihat dari banyaknya pertanyaan kritis seputar studi kasus perbankan. Diharapkan, melalui pembekalan komprehensif selama dua hari ini, seluruh siswa kelas XII LP SMKN 31 Jakarta tidak hanya sekadar lulus ujian, tetapi benar-benar siap terjun menjadi tenaga kerja yang profesional, tangguh, dan berintegritas tinggi di industri jasa keuangan.
SMKN 31 JAKARTA