
JAKARTA – Memasuki hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Selasa, 14 Juli 2026, SMK Negeri 31 Jakarta fokus membekali para peserta didik baru dengan kombinasi kesehatan fisik, kedisiplinan, dan keselamatan diri. Rangkaian acara yang berlangsung dinamis ini melibatkan berbagai elemen internal sekolah hingga instansi luar demi memberikan edukasi yang komprehensif.
Aktivitas dimulai sejak pukul 06.30 WIB di lapangan sekolah dengan agenda Pengecekan Denyut Nadi dan Fleksibilitas yang dipandu oleh Ibu Samantha Akbari, S.Pd. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kebugaran awal siswa sebelum memulai aktivitas belajar di SMK. Untuk menjaga keceriaan, suasana pagi langsung disegarkan lewat sesi Pagi Ceria dan dilanjutkan dengan Sarapan Bersama yang dikoordinasikan oleh pengurus OSIS dan MPK hingga pukul 09.00 WIB. Sesi ini berhasil membangun kedekatan dan mencairkan suasana di antara sesama murid baru.

Penguatan Kedisiplinan Melalui Pemahaman Tata Tertib
Pukul 09.00 WIB, para siswa diarahkan menuju Aula dan Masjid untuk menerima materi krusial mengenai Tata Tertib Sekolah. Sesi penting ini disampaikan secara panel oleh tim kesiswaan dan bapak/ibu guru, di antaranya Ibu Sri Pujiwati, S.Pd., M.M., Bapak Marchilliarno, Bapak Rofik Abdul, dan Bapak Arif Dwi Putra. Melalui pembekalan ini, peserta didik baru diharapkan mampu memahami hak, kewajiban, serta norma perilaku yang berlaku di SMKN 31 Jakarta guna mewujudkan lingkungan belajar yang tertib, aman, dan bebas perundungan.

Edukasi Tanggap Bencana Bersama Damkar Johar Baru
Setelah beristirahat sejenak, seluruh peserta MPLS kembali berkumpul di lapangan pada pukul 10.15 WIB untuk mengikuti simulasi Kesiapsiagaan Bencana di Lingkungan Sekolah. Sesi ini menghadirkan langsung tim profesional dari Damkar Johar Baru.
Para petugas pemadam kebakaran memberikan edukasi praktis mengenai cara menghadapi situasi darurat, pencegahan kebakaran di area sekolah maupun rumah, serta simulasi pemadaman api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Antusiasme siswa terlihat tinggi saat mereka diberikan kesempatan menyaksikan dan mempraktikkan langsung langkah-langkah penyelamatan diri. Pembekalan ini menjadi investasi pengetahuan yang sangat penting demi menjaga keselamatan seluruh warga sekolah.

Rangkaian hari kedua ditutup setelah waktu ISHOMA (Istirahat, Sholat, dan Makan) pukul 12.00–13.00 WIB. Sebelum membubarkan diri untuk kembali ke rumah masing-masing, seluruh peserta secara kompak melaksanakan gerakan Operasi Semut dari pukul 13.00 hingga 13.30 WIB untuk memastikan area lapangan kembali bersih dan rapi. Melalui rangkaian agenda hari kedua ini, para siswa baru SMKN 31 Jakarta tidak hanya dilatih untuk disiplin secara akademis, tetapi juga tangguh secara fisik dan tanggap terhadap lingkungan sekitar. Rangkaian MPLS akan terus berlanjut besok dengan materi yang tidak kalah menarik.